Sabtu, 31 Mei 2014

Daftar Harga Produk UKM Tani Muda

KATALOG  PRODUK UKM TANI MUDA
PIMP. MUHAMMAD ISNAINI
HP. 0813 7000 8997



Saya Muhammad Isnaini pimpinan UKM Tani Muda yang beralamat di Jalan Lintas Medan-Kisaran KM 130, Dusun 3 Desa Petatal, Lima Puluh, Batu Bara, Sumut, menjual aneka jenis bibit tanaman unggul dengan harga murah. Stok tersedia. Pembeli datang langsung atau bisa juga bibit dikirim via bus atau kargo darat. Semua bibit siap tanam.
Bibit aren genjah dan bibit aren dalam harga 4 (harga dalam ribuan rupiah). Asam gelugur 7. Coklat/kakao 6. Duku Palembang 12. Rambutan binjai 12. Kelapa hibrida dan kelapa dalam 10. Jambu jamaika 10. Jambu madu deli hijau 11. Jambu kristal 20. Kelengkeng pingpong 15. Kelengkeng aroma durian 25. Kedondong 15. Manggis 10. Sawo 16. Alpukat mentega 9. Jeruk lemon kasturi 6. Durian kani, bintan, montong, sitokong 15. Durian musang king 20. Pinang betara 5. Pinang lonjong 3. Mangga tongdam, lokma, harum manis 12. Pala Banda 11. Lada perdu 8. Lada panjat 7. Jeruk nipis 5. Kurma mesir 8. Cabe pelangi 3. Singkong gajah 0,7. Sawit siap tanam 8. Karet 6. Kecambah aren 1,5. 

No.
Jenis Bibit Tanaman
Keterangan
Harga (rupiah)
Stok
1
Kecambah Sawit
Jenis Tenera, tunas 1 cm, kemasan plastik.
900/butir
ada
2
Baby Sawit Umur 3 Bulan
Jenis Tenera, daun 5 helai, tinggi 20 cm.
1.500/pokok
ada
3
Sawit Siap Tanam
Umur 1 thn, tinggi 150 cm-170 cm. Tenera
13.000/pokok
ada
4
Kecambah Karet
Klon PB 260, mata tunas 1 cm.
500/butir
ada
5
Kecambah Aren
Varieras Genjah dan Dalam,Tunas 5-10cm
1.500/butir
ada
6
Aren SiapTanam
Umur 6 bulan, tinggi 40 cm, daun 2-3 helai
4.000/pokok
ada
7
Singkong gajah
stek, panjang 15 cm.
700/stek
inden
8




9




10




11





Cara Mudah Membuat Bibit Kelapa Sawit



Cara Mudah Membuat Bibit Kelapa Sawit
oleh : Muhammad Isnaini alias Bang Pilot. 
UKM Tani Muda

Kapan saat paling tepat untuk membuat bibit kelapa sawit?

Tergantung Anda (petani penangkar) mulai dari mana. Jika dimulai dari kecambah, maka saat yang tepat adalah awal musim kemarau. Dan jika dimulai dari anak sawit umur 3 bulan (baby sawit), maka saat yang tepat adalah pada pertengahan musim kemarau.

Kendala utama membuat bibit kelapa sawit siap tanam adalah besarnya konsumsi air agar bibit tumbuh dengan baik. Satu pokok bibit sawit yang sudah ditanam dipolibag besar, rata-rata membutuhkan air satu liter setiap harinya.

Karena itu, perlu disiasati agar kebutuhan bibit sawit akan air ini dapat terpenuhi, namun petani penangkar tak terlalu diberatkan dalam hal penyiraman bibit.

Pembuatan bibit sawit ada dua tahap. Tahap pertama adalah tahap pembesaran kecambah hingga berumur 3-3,5 bulan. Pada tahap ini, kecambah dibesarkan di dalam polibag ukuran 10-15 cm atau 12-17 cm. Kecambah sawit yang ditanamkan adalah yang sudah nampak jelas mana bagian akar dan mana bagian tunasnya. Jika kecambah sawit yang anda beli belum semuanya menunjukkan tanda tersebut, maka percikkan air pada kecambah itu hingga lembab merata, lalu simpan dalam tempat kedap udara, misalnya plastik gula. Simpan ditempat yang terang namun tak kena sinar matahari langsung. Biasanya dalam waktu 3-4 hari, mata tunas akan tumbuh hingga kelihatan jelas mana bagian akar dan mana bagian tunasnya. Menanam kecambah tidak boleh terbalik.

Cara membuat baby sawit :

Siram tanah dalam polibag kecil itu hingga basah, lalu tanamkan kecambah sawit hingga bijinya tenggelam sekitar setengah cm. Susun polibag 15 polibag sebaris, panjang kolom barisan tergantung selera. Buat gang selebar 30 cm untuk jalan bagi pekerja. Jangan lupa pasang paranet 50% atau jaring penahan panas diatasnya.

Pemupukan dengan NPK interval seminggu, dimulai pada umur 20 hari. Larutkan dua genggam besar NPK ke dalam 10 liter air, lalu siramkan kepada 300 polibag bibit. Bilas lima menit kemudian.

Bila ada serangan jamur, atasi dengan fungisida semisal Dithane45 atau Bayleton. Untuk mengendalikan serangan hama, bisa disemprot dengan insektisida Matador atau Decis.

Sebenarnya, ada cara lain yang lumayan ekstrim, namun sangat menghemat biaya, tenaga  dan waktu. Kecambah tidak ditanam di polibag kecil, tetapi langsung disemai di tanah gembur yang sudah dicangkul cukup dalam. Lebar bedengan 120 cm dan panjangnya sesuai kebutuhan atau sesuai ukuran tanah. Jarak tanam 5 x 5 cm atau 6 x 5 cm. Siram setiap sore kecuali ada hujan. Pasang paranet 50% di atasnya.

Setelah berumur tiga bulan atau setelah berdaun empat helai, siram persemaian dengan air yang banyak. Dua jam kemudian tanah persemaian dibongkar, bibit diangkat lalu segera ditanamkan ke polibag besar ukuran 30 x 35 cm. Jika ikut ukuran standart perkebunan, maka ukuran polibag adalah 40 x 45 cm. Namun polibag sebesar ini akan menjadi kendala jika bibit kelak akan dikirim jauh, karena muatan truk akan menjadi sedikit.  Tanamkan hingga bongkot bibit atau batang terbawah yang menggembung
tertutup tanah. Kelak tanah ini akan menurun levelnya, hingga bongkot akan kelihatan tepat di atas permukaan tanah dalam polibag.  Dan baiknya memang begitu.

Polibag besar disusun rapat, sebaris 7 polibag. Jika sebelumnya menggunakan sistim persemaian, maka sebaiknya pemakaian paranet tetap dipertahankan, atau susun di tempat teduh. Siram setiap sore.

Pemupukan pertama dengan NPK segenggam setelah umur satu bulan. Interval satu bulan. Boleh ditambah dengan pukan atau kompos secukupnya.

Tiga bulan kemudian, lakukan penjarangan. Jarak antar polibag adalah 80 x 80 cm bila bibit akan ditanam pada umur setahun. Bila akan dibesarkan hingga umur 2 tahun, maka jarak polibag 100 x 100 cm. Bibit umur dua tahun dibutuhkan pada lahan yang ada serangan babi hutan, landak dan tikus. 

Nah, saat penjarangan ini sebaiknya di awal musim hujan. Saat itu kebutuhan bibit akan air sudah mencapai satu liter perpokok perhari. jika ada hujan lebat, maka penyiraman dapat ditiadakan selama dua hari.

Biasanya, empat bulan setelah penjarangan, atau tujuh bulan setelah pemindahan bibit ke polibag besar, akar bibit sawit ini sudah menembus polibag dan menyatu dengan tanah lahan pembibitan. Artinya, bibit sudah siap menghadapi musim kemarau. Meskipun penyiraman tetap diperlukan, namun jika ada kendala, maka bibit tidak akan terlalu stres, karena akarnya sudah bisa mencari air dari tanah lahan pembibitan.

Bibit sawit yang sudah berumur sepuluh bulan terhitung sejak saat dipindahkan ke polibag besar, dapat disiram 2 hari sekali saja. Jika ada hujan lebat, maka penyiraman dapat ditiadakan selama 3-4 hari.

Satu hal yang penting dicatat, sejak mulai pembibitan kecil hingga besar, jagalah agar bibit dan polibag posisinya tetap tegak lurus. Polibag yang miring akan membuat bibit tumbuh membengkok, dan ini tak baik.

Tiba saatnya akan dipindahkan ke lapangan atau akan ditanam ke perkebunan, siram polibag dengan air minimal 1 liter perpokok. Biarkan selama 24 jam. Esok harinya, miringkan polibag lalu potong akar yang keluar polibag dengan sabit. Bibit sawit jangan disentapkan atau ditarik paksa, karena akan menyebabkab stres.

Penyusunan bertingkat di atas truk diperbolehkan sampai enam tingkat. Satu truk Colt Diesel jenis Canter memuat 600 bibit dengan polibag ukuran 35-40 cm, dan muat 300 bibit dengan polibag ukuran 40-45 cm (muatan standar). Jika dipaksakan, bisa memuat 1000 dan 500 bibit.

Adapun tingkat keberhasilan pembibitan sawit ini adalah 85% jika dimulai dari kecambah dan 92% jika dimulai dari baby sawit.  

Untuk penyakit-penyakit sawit di pembibitan dan teknis penanggulangannya, telah kami tuliskan sebelumnya di blog ini. Silahkan dirunut jika dibutuhkan.