Minggu, 29 Juni 2014

Daftar Bibit Tanaman Yang Kami Jual

 Jual bibit tanaman, hub. 0813 7000 8997 (Muhammad Isnaini alias Bang Pilot).


Saya Muhammad Isnaini pimpinan UKM Tani Muda yang beralamat di Jalan Lintas Medan-Kisaran KM 130, Dusun 3 Desa Petatal, Lima Puluh, Batu Bara, Sumut, menjual aneka jenis bibit tanaman unggul dengan harga murah. Stok tersedia. Pembeli datang langsung atau bisa juga bibit dikirim via bus atau kargo darat. Semua bibit siap tanam.
Bibit aren genjah dan bibit aren dalam harga 4 (harga dalam ribuan rupiah). Asam gelugur 7. Coklat/kakao 6. Duku Palembang 12. Rambutan binjai 12. Kelapa hibrida dan kelapa dalam 10. Jambu jamaika 10. Jambu madu deli hijau 11. Jambu kristal 20. Kelengkeng pingpong 15. Kelengkeng aroma durian 25. Kedondong 15. Manggis 10. Sawo 16. Alpukat mentega 9. Jeruk lemon kasturi 6. Durian kani, bintan, montong, sitokong 15. Durian musang king 20. Pinang betara 5. Pinang lonjong 3. Mangga tongdam, lokma, harum manis 12. Pala Banda 11. Lada perdu 8. Lada panjat 7. Jeruk nipis 5. Kurma mesir 8. Cabe pelangi 3. Singkong gajah 0,7. Sawit siap tanam 8. Karet 6. Kecambah aren 1,5.  HP 0813 7000 8997.  



No.
Jenis Bibit Tanaman
Keterangan
Harga (rupiah)
Stok
1
Kecambah Sawit
Jenis Tenera, tunas 1 cm, kemasan plastik.
900/butir
ada
2
Baby Sawit Umur 3 Bulan
Jenis Tenera, daun 5 helai, tinggi 20 cm.
1.500/pokok
ada
3
Sawit Siap Tanam
Umur 1 thn, tinggi 150 cm-170 cm. Tenera
11.000/pokok
ada
4
Kecambah Karet
Klon PB 260, mata tunas 1 cm.
500/butir
ada
5
Kecambah Aren
Varieras Genjah dan Dalam,Tunas 5-10cm
1.500/butir
ada
6
Aren SiapTanam
Umur 6 bulan, tinggi 40 cm, daun 2-3 helai
4.000/pokok
ada
7
Singkong gajah
stek, panjang 25 cm.
800/stek
inden
8
Bibit Durian Montong
Umur 8 bulan, tinggi 50cm. Asal sambung pucuk.
18.000/batang
ada
9
Bibit durian Kani (Chanee)
Umur 8 bulan, tinggi 50cm. Asal sambung pucuk.
18.000/batang
ada
10
Bibit asam gelugur
asal biji, tinggi 20-25 cm, siap tanam.
10.000/batang           
ada

11
Bibit asam gelugur
asal biji, tingi 10-15 cm, siap tanam 3 bulan lagi.
7.000/batang
ada

Beda Kelapa Sawit PPKS, Lonsum dan Socfindo

Ada beberapa kali pembaca Kompasiana bertanya kepada saya tentang apa bedanya kelapa sawit yang benihnya asal PPKS (Marihat), asal Lonsum dan asal Socfindo.
Berikut akan saya usahakan untuk menjelaskannya, sesuai dengan pengamatan saya langsung di lapangan dan sesuai pula dengan batas ilmu pertanian yang saya pahami.
Kebetulan, saya tinggal di daerah yang dikelilingi oleh banyak perkebunan kelapa sawit. Dalam radius sepuluh kilometer, ada PTPN III, dan PTPN IV, asal benih PPKS.
Ada PT. Perkebunan Kwala Gunung, asal benih PPKS.
PT.Buana Indah Sawit (dulu PT. Buana Estate), asal benih Wilmar.
PT. Supra Matra Abadi (dulu PT. Hapinnish & NV Oriental), asal benih Sinar Mas.
PT.PP London Sumatera perkebunan Dolok Estate, asal benih Lonsum.
Ada pula PT Bakrie Sumatera Plantatation Tbk (dulu PT.Uniroyal), asal benih ASD Costa Rica.
Terakhir, ada PT. Socfindo Perkebunan Lima Puluh, asal benih Socfin.
Dari semua perkebunan sawit di atas, yang menurut saya paling baik kondisi umum pohon sawitnya adalah yang milik PT.Supra Matra Abadi. Setidaknya dilihat dari masa trek yang singkat dan masa peremajaan yang relatif lebih lama. Tingkat keutuhan tegakan pohon hidup juga yang paling tingi, saat dilakukan peremajaan. Nyaris di atas 90 persen pohon masih berdiri kokoh dan sehat.
Usut punya usut, ternyata memang perusahaan ini yang paling baik tehnik perawatannya. Salah satu contoh adalah, mereka melakukan penyemprotan di malam hari (sampai menjelang dini hari) untuk mengatasi masalah serangan ulat kantung. Sedangkan perusahaan lain hanya menyemprot pada sore hari sampai jam sepuluh malam saja. Pemupukan juga dilakukan lebih intensif.
Selain itu, PT.SMA juga mengalirkan limbah cair PKS-nya ke lapangan perkebunan, menggunakan sistim pipanisasi dan disebar dengan sistim parit tulang ikan, dimana hal itu dipercaya dapat membantu meningkatkan produksi TBS dan mendongkrak rendemen CPO.
Di pihak perusahaan lain, terutama PTPN, banyak tegakan utuh pohon sawitnya yang sudah punah dihantam Ganoderma, dengan varian penyakit busuk pangkal batang. Padahal usia pohon sawit masih sekitar 10-12 tahun saja.
Jadi intinya, semua benih sawit keluaran produsen resmi itu rata-rata sama saja baiknya. Yang paling penting adalah perawatan di lapangan. Sehebat apapun benih sawit yang ditanam, jika perawatannya hanya sekedarnya, maka jangan mimpi bisa mendapatkan hasil yang baik.
***
Beberapa waktu yang lalu, produsen benih sawit PPKS ada merilis varietas benih sawit jenis baru, dilabeli Marihat Klon (MK). Benih yang dikembangkan dengan sistem klon plasma ini diklaim akan memberikan produksi TBS dan CPO yang 20-30 persen lebih tinggi dari benih konvensional asalan biji. Namun hasilnya belum bisa kami amati, karena belum ada perkebunan kelapa sawit di daerah kami yang menanamnya.
Sekedar info, PPKS melepas benih MK ini seharga Rp.13.500/pokok untuk benih sawit umur 3 bulan (baby sawit, dalam polibag mini), dan Rp.40.000/pokok untuk benih siap tanam usia 7-9 bulan. Harga ini jelas lumayan jauh di atas harga benih asal biji produk perusahaan pembenihan yang sama, yakni di angka Rp.10.500 dan Rp26.000.

***

 Jual bibit aren, hub. 0813 7000 8997 (Muhammad Isnaini alias Bang Pilot).