Sabtu, 30 November 2013

Hati-hati Menanam Sengon, Jati, Mahoni, Jabon dan Akasia


Ada banyak promosi penjualan bibit tanaman sengon, jati, mahoni, akasia dan tanaman jenis kayu hutan lainnya di internet. Paparan tentang keuntungan yang bakal diperoleh juga ikut dijelaskan, hingga menggiurkan banyak pihak, terutama petani pemula.
Namun ada satu hal yang harus diwaspadai. Produk kayu yang dihasilkan, setelah sepuluh sampai lima belas tahun tanam itu, bisa terkena aturan peredaran hasil hutan.
Saya tak mau merinci masalah birokrasi ini, karena tak punya latar belakang pengetahuan hukum yang cukup.
Yang terjadi di daerah penulis, satu kebun kayu jati terpaksa dipotong-potong pendek lalu dijadikan kayu asap, atau kayu untuk membakar batu bata, karena terbentur masalah birokrasi. Kayu asap sendiri harganya jauh lebih murah dibanding kayu bahan bangunan.
Karena itu, bagi peminat budidaya tanaman kayu jenis kayu hutan ini, carilah informasi yang cukup terlebih dahulu, sebelum memutuskan menanamnya. Jangan sampai terjadi, sudah menunggu sekian lama, ternyata kayu sulit dijual karena terbentur aturan yang berlaku.
Carilah informasi dari pelaku pasar, jangan dari internet, karena biasanya, lain aturan lain pula pelaksanaan.
***

 READY STOCK : BIBIT SAWIT RP.900/BUTIR

KECAMBAH, BIBIT KARET RP.500/BUTIR.

BIBIT AREN UMUR 6 BULAN SIAP TANAM RP. 4.000/POKOK.

BIBIT AREN UMUR 2 BULAN ( UNTUK PENGIRIMAN JARAK JAUH ), HANYA RP. 1.500/POKOK.

HP.0813 7000 8997. DENGAN MUHAMMAD ISNAINI.