Kamis, 12 Februari 2015

Bertanam Pala, Primadona Baru yang Sudah Uzur






Kenapa uzur? Karena pala sudah jadi primadona sejak zaman VOC.

Harga biji pala kering saat ini berkisar antara rp.60.000-90.000/kg.
Satu kg isinya sekitar 70 biji-100 biji, tergantung varietas. Yang bijinya besar-besar antara lain adalah varietas pala banda. Jadi rata-rata 1 biji harganya seribu rupiah.

Harga fuli (selaput yang merah itu) kering sekitar rp.120.000-150.000/kg.
1 kg biji kering biasanya juga menghasilkan 1 ons fuli kering.

Satu pohon pala dewasa umur 15 tahun bisa menghasilkan 50 kg biji pala kering dan 5 kg fuli kering dalam setahun.

Jadi sepohon pala bisa menghasilkan uang rp.3.000.000 + 600.000 = Rp3.600.000/tahun.

Satu hektar lahan berisi 150 pohon pala.

150 x 3.600.000 = ada uang rp.540.000.000/tahun.

Mau?

Ikuti petunjuk berikut. Dijamin Anda akan kaya raya, asal masih ada umur.

Tanam 300 pohon pala di satu hektar lahan Anda.
Lho, koq 300?

Pala yang dikembangkan dari biji umumnya 55%nya menjadi betina dan berbuah.
40% nya jantan. 5% nya banci, berbunga tapi selalu gugur.

Nah, jadi tanam saja 300 pokok, nanti yang jantan dan banci tebang saja. Tingalkan yang jantan sekitar 6-8 pokok saja. Ini untuk penyerbukan.

Nanti, pohon pala betina yang dekat pohon pala jantan, itu yang buahnya dijadikan bibit.

Berapa harga bibit pala asal biji sekarang ini? Sekitar rp.10.000/bibit.

Ada alternatif lain?
Ada, tanam bibit asal okulasi atau sambung pucuk. Tapi nyari bibitnya susah. Jarang sekali ada yang jual, karena mengokulasi atau menyambung pala itu tingkat keberhasilannya rendah. Kalau pun ada, harganya ya lumayan mahal. Tapi, kalau memang punya uang, bibit pala dari sambung pucuk ini lebih disarankan untuk ditanam. Selain dijamin betina, hasilnya juga akan lebih banyak dan lebih serempak.

Jenis pala apa yang bagus? Pala Banda. Buahnya besar-besar dan aromanya biji serta fulinya paling bagus.

Satu hal, biji pala harus segera disemai begitu ia jatuh. Paling lama 24 jam kemudian. Biji pala cepat sekali mati calon lembaganya.

Cara semai biji pala : pecahkan/retakkan tempurung bijinya tanpa merusak bijinya, lalu semai di pasir. Paling mudah meretakkan bijinya itu tanpa merusak bijinya, pakai bais alias catok alias tanggam alias ragum besi. Beri atap semaian tadi. Siram 3 hari sekali. Jangan terlalu sering. Busuk dia.

Pindahkan ke polibag saat udah daun 4 helai. Tanam ke lapangan saat sudah tinggi 30 cm.

Pala mulai berbuah pada umur 7 tahun.

Jangan panen buah pala kalau masih muda, bisa rusak nanti pohonnya.
Sebaiknya biar saja jatuh sendiri.

Bertanam pala harus sabar. Kalo tak sabar, tanam saja tauge.
Dua hari sudah panen.