Jumat, 24 April 2015

Pilih Bibit Sawit Unggul atau Lokal?

Mau menanam sawit?
Pakai bibit sawit unggul atau pilih yang lokal saja?
Begini ulasannya :

Pilih dan pakailah benih sawit unggul bersertifikat, jika :
1.Ada cukup uang untuk membelinya, karena harga bibitnya yang lebih mahal dibanding bibit sawit lokal.
2.Ada garansi dana untuk perawatan standarnya ke depan nanti, karena bibit sawit unggul yang kurang perawatan, hasilnya akan sangat menurun.
3.Lahan baru pertama kali ditanami sawit. Karena sawit yang ditanam di lahan peremajaan ke dua, terlebih lagi yang ketiga, sangat rawan kena penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh jamur ganoderma boninense. Betapapun, sawit lokal punya daya tahan lebih dibanding sawit unggul.
4.Lahan merupakan hamparan terbuka. Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa sawit lokal lebih toleran terhadap teduhan.
5.Punya akses yang jelas terhadap bibit unggul resmi bersertifikat.
Jangan beli bibit sawit unggul dari orang yang tak jelas. Sebaiknya datang dan beli langsung ke kantor pemasaran produsen benih resmi itu. Ikuti prosedur dan sabar. Karena kadang indennya bisa cuma 6 hari, bisa juga sampai 6 bulan,
Jangan mau beli lewat 'jalan belakang', 'jalan samping', separo harga, 'dari orang dalam', 'benih restan' 'benih yang dibatalkan pembeliannya' atau sejenisnya.
Jika Anda tak bisa datang langsung ke kantor pemasaran resmi produsen benih unggul itu, dan beli langsung di bagian penjualan/pemasarannya, karena jauh atau lainnya, maka lebih baik pakai bibit sawit lokal saja, ketimbang kecewa ujung-ujungnya.

Bagaimana cara memilih bibit sawit lokal non sertifikat yang lumayan bagus?
Apa saja ciri-cirinya?
Semua sudah kami tuliskan sebelumnya.