Minggu, 15 Januari 2017

Cara Membedakan Bibit Asam Gelugur Sambung Pucuk Puncak dengan Sambung Pucuk Ranting

Grafting atau sambung pucuk bibit asam gelugur, batang bawahnya berasal dari biji. Sedangkan batang atasnya harus berasal dari pucuk puncak atau roof top. Jika menggunakan pucuk ranting, maka alamatlah tanaman asam gelugur akan menjadi pohon asam gelugur perdu alias menjalar di tanah seperti tanaman labu.

Saat ini ada juga segelintir penangkar tanaman membuat bibit asam gelugur sambung pucuk mengunakan pucuk ranting. Karena itu peminat pertanaman asam gelugur harus jeli memilih.

Begini membedakannya :
Yang atas adalah pucuk roof top, yang bawah adalah pucuk ranting.
Pucuk puncak lebih gemuk, dan sering bercabang. Tajuk membentuk tajuk trisula.
Pucuk ranting jauh lebih kurus dan jarang yang bercabang. Bentuk tajuknya juga tidak membentuk tajuk semacam trisula.

Di bawah ini foto pucuk puncak yang kami pakai untuk menyambung bibit asam gelugur pada hari ini.


Semoga berhasil!

Foto-foto selanjutnya akan menyusul.

***
Foto-foto berikut ditambahkan setelah sekitar satu bulan kemudian

    Sambung pucuk asam gelugur yang gagal tumbuh.

    Sambung pucuk asam gelugur yang berhasil tumbuh.

Berikut adalah foto hasil sambungan 4 bulan lalu :


Bibit asam gelugur sambung pucuk tahap pertama, yang sudah umur 4 bulan di atas, tidak kami jual, karena akan kami tanam sendiri. Kami juga ingin merasakan bagaimana rasanya keberhasilan bertanam asam gelugur. Sekalian untuk tabungan hari tua, juga sebagai warisan buat anak cucu yang sangat baik, tentunya.

Salam sejahtera petani Indonesia