Kamis, 12 Maret 2015

Tehnik Penanganan Bibit Aren Siap Tanam





Bagaimana langkah-langkah menangani bibit aren yang baru dibeli?

Turunkan bibit dari kenderaan pengangkut.
Susun bibit di bawah teduhan 100 %. Siram secukupnya.
Siram kembali setiap sore, di atas jam 17.00. Biarkan minimal 3 hari.

Buat para-para beratapkan daun kelapa atau daun sawit.
Tinggi para-para secukupnya, asal mudah menyiram.
Lokasi di bawah tempat yang terkena sinar matahari langsung.
Atur kerapatan daun hingga sinar yang menerobos hanya sekira 50%.
Atur juga lebar para-para hingga sinar matahari hanya masuk 100%
pada pagi hari hingga jam 9 pagi. Dan sore mulai jam 5 sore.
Artinya, mulai jam 9 sd jam 5 sore, para-para harus melindungi
bibit dari sinar matahari langsung. Biarkan 3 hari.
Kurangi daun sedikit-demi sedikit setiap 2-3 hari hingga daun atap habis dalam masa
10 hari. Perhatikan kondisi daun, jika ada timbul warna kecoklatan/kering, maka sebaiknya naikkan kembali daun. Tiap daerah lain karakter panasnya.

Setelah daun habis, biarkan 3 hari lagi. Perhatikan. Jika tidak ada tanda-tanda browning/pencoklatan daun, maka bibit siap untuk ditanam ke lapangan.
Cara paling praktis adalah membiarkan daun sawit/daun kelapa habis luruh dengan sendirinya.

NB. Di penangkaran, bibit aren dipelihara di bawah atap shading/paranet.
Jika tidak dilakukan proses aklimatisasi ( pembiasaan terhadap terik matahari) seperti di atas, maka ada kemungkinan bibit akan mati layu.

Cara Tanam.
Siapkan lubang ukuran 30x30x30 cm. Jarak tanam kami anjurkan 4x8 meter atau setara.
Jalur yang lebarnya 8 meter itu mengarah Utara-Selatan, agar penyinaran matahari terbagi dengan merata.

Biarkan minimal 7 hari. Sebaiknya 10 hari.
Campur tanah galian dengan Dolomit dan pupuk kandang matang/telah sempurna fermentasi dengan dosis 3:1:1. Misalnya tanah 3 kg, dolomit 1 kg dan pukan 1 kg/lubang tanam. Masukkan campuran ke dalam lubang tanam.

Buka polibag bibit dengan pisau, buka. usahakan agar tanah tidak pecah. Jika dirasa tanah terlalu gembur, boleh dikepal dulu sebelum polibag dibuka.

Buat lubang di media tanam. Tanam bibit dengan posisi tegak.
Padatkan tanah secukupnya.
Permukaan tanah dalam lubang harus lebih rendah 5 cm dari tinggi permukaan tanah lahan. Ini untuk lembah tangkapan air.
Siram secukupnya.

Penyiraman selanjutnya setiap 2 hari sekali atau sesuai keadaan.
Pemupukan 1 bulan kemudian dengan 200 gram NPK.
Tabur keliling pupuk di bagian terluar dalam lembah tangkapan air.
Siram sehabis dipupuk agar pupuk langsung meresap dan tak menguap sia-sia.

Jika ada serangan bercak daun yg disebabkan oleh jamur, maka semprot dengan
fungisida Benlate atau Dithane M45 menggunakan tangki semprot. Larutkan juga cairan cuci piring Mama Lemon 3 sendok makan sebagai perata/perekat dan anti bakteri. Jika jamur/bercak daun masih membandel, semprot dengan larutan Score 250EC.

Semoga sukses.