Selasa, 16 Juli 2013

Pakan Alternatif Lembu, Sapi.

Belum juga surut di Kompasiana (pemilik blog ini adalah seorang Kompasianer- http://www.kompasiana.com/bangpilot/), tulisan tentang PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dengan segala pernak-perniknya. Dua kubu yang berseberangan arah juga terbangun secara tak direncanakan, yakni kelompok PKS hater versus kelompok PKS lover. Polemik pun berkepanjangan, sampai menyerempet-nyerempet masalah agama. Kritik sehat yang membangun pun meluncur deras, diselingi dengan hujatan yang menyudutkan.
Namun, sebenarnya masih ada satu sisi lain dari PKS yang perlu juga kita cermati, bahkan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Ya, masih ada hubugannya dengan lembu, tapi kajiannya adalah dari sudut yang berbeda.
Kita ketahui umumnya pakan lembu adalah rumput. Lembu di pulau Jawa bahkan ada yang bisa diberi pakan rumput kering atau hooy. Namun, jangan harap lembu Sumatera mau diperlakukan serupa. Lembu di Sumatera umumnya adalah lembu yang manja, makannya pemilih. Bahkan rumput segar sekali pun, lembu-lembu itu tidak mau menghabiskan semuanya. Sekira seperempat dari rumput segar yang diumpankan akan terbuang, karena lembu atau kambing Sumatera tak mau memakannya. Jenis rumput yang mau dimakan lembu Sumatera pun tidak sembarangan. Lembu-lembu itu umumnya hanya mau makan rumput paitan, bento, bayam-bayaman dan sedikit jenis rumput lainnya. Itupun yang masih segar dan muda. Kalau sudah layu atau rumput itu tua, lembu Sumatera lebih memilih mogok makan. Setidaknya inilah yang terjadi di daerah sekitar penulis tinggal.
Namun ada juga peternak yang menyiasati pakan lembu ini. Seorang peternak di desa Pulorejo, mencampur pakan ternaknya dengan campura berupa rumput, dedak dan blended. Blended ini adalah limbah hasil olahan tandan buah segar kelapa sawit. Limbah blended ini mengandung lemak yang cukup tinggi. Ia berupa endapan dari CPO yang berwujud seperti lumpur. Dan blended ini dapat diperoleh secara gratis, sebanyak-banyaknya, dari lokasi pembuangan limbah PKS ( pabrik kelapa sawit ).
Menurut pengamatan penulis, lembu yang diberi pakan bercampur blended ini, pertumbuhannya sangat bagus. Badannya gemuk membulat dan tampak sangat sehat. Hanya saja untuk mengajari dan membiasakan lembu ini mau makan formula tadi, harus sabar, sedikit demi sedikit, dan dimulai sejak lembu masih kecil. Biasanya, bila indukan lembu ini sudah terbiasa memakan pakan lembu yang bercampur blended tadi, maka anaknya akan lebih mudah mengikuti kebiasaan induknya.
Demikianlah kami tuliskan tentang hubungan rahasia antara PKS (pabrik kelapa sawit) dengan lembu, sebuah hubungan yang mutualisme. Lembu membutuhkan blended sebagai campuran pakannya, sedangkan PKS membutuhkan ruang yang lapang bagi limbahnya yang berton-ton jumlahnya tiap hari.
Mari kita manfaatkan limbah PKS untuk meningkatkan produksi daging dalam negeri, hingga suatu saat tak perlu impor lagi. Walaupun, impor bukanlah hal yang buruk juga.
Salam Tani.


READY STOCK :
BIBIT AREN UMUR 16 BULAN, HARGA RP.10.000/BATANG, TINGGI 100 CM.
BIBIT AREN UMUR 10 BULAN TINGGI 60 CM HARGA RP.6.000/BATANG
BIBIT AREN RP. 4.000/POKOK, TINGGI 40 CM (UMUR 6 BULAN) .
KECAMBAH BIBIT AREN UMUR 2 BULAN ( UNTUK PENGIRIMAN JARAK JAUH ), HANYA RP. 1.500/POKOK.
BIJI AREN UNTUK BIBIT RP.600/BUTIR. 
HP.0813 7000 8997. DENGAN MUHAMMAD ISNAINIHP.0813 7000 8997. DENGAN MUHAMMAD ISNAINI.